Sabtu, 20 Juli 2013

Siapa Pengisi Squad MerahPutih?

  Setelah melihat performa penampilan beberapa pemain tanah air dalam pertandingan uji coba dan eksibisi bersama tim Indonesia XI,tentu kini semua suporter di tanah air akan membayangkan dan juga mendebatkan siapa kah pemain yang pantas mengisi squad Tim Nasional nantinya. Apalagi tim nasional China sudah menunggu di lanjuan pertandingan penyisihan piala Asia. China bukan lah lawan yang boleh dianggap sembarangan oleh kita. kalau dilihat dari level tim juga China tidak setara dengan kita (dalam kata lain dia mainnya sudah international gak AFC lagi,kalaupun AFC pasti sama Jepang dkk)

  Berikutnya kalau kita memilih beberapa pemain Indonesia XI dari saat menghadapi Arsenal tentu belum terlihat tejamnya dan siapa yang kira-kira bisa diprediksikan masuk squad utama VS China nanti,namun jika melihat saat menghadapi Belanda dan Liverpool tentu kita sudah punya gambaran masing-masing.

  Berikut adalah gambaran pemain Tim Nasional yang kira-kira pas (versi pengamatan bung Gerardo)
FORMASI 4-4-2

Penjaga Gawang (Kurnia Meiga)

Di posisi ini sepertinya tidak akan banyak perubahan Kurnia Meiga penjaga gawang muda berbakat asal AremaFC ini mungkin akan terus dipasang di dalam line-up diikuti Made Wirawan di bench dan untuk kiper ke tiga saya rasa Rivki Mokodompit kurang baik dalam bertuga
s,lihat saja kembali performanya selama di Sriwijaya FC,kurang lengket dan kurang sigap serta sering melakukan blunder.

Bek / Pertahanan (Igbonefo,Roby,Wahyu,Zulkifly)

Untuk menjaga gerbang gawang Timnas menurut saya dibutuhkan beberapa kriteria yaitu kesigapan,ketenangan,postur dan juga keberanian. secara postur Igbonefo sih cocok sekali berada di lini pertahanan timnas,lalu pemain lain seperti M.Roby juga tampil apik dalam pertahanan vs Liverpool. namun jangan lupakan pemain yang satu ini! Wahyu Wijiastanto,postur nya cocok untuk defender pada umumnya. dan untuk bek yang tugasnya lari ke depan membantu gelandang mungkin Zulkifly Sukur,asal jangan lupa kembali ke posisi.

Gelandang / Tengah (Andik,Taufiq,Okto,Bustomi)

Pemain yang pas untuk mengisi lini penyuplai bola-bola matang atau pemain tengah menurut saya cocok kalau dipasang pemain-pemain bertipikal cepat dan juga LongPass'er atau pemberi
umpan panjang. karena untuk membangun serangan butuh kecepatan untuk segera mengambil keputusan memberikan bola kepada striker untuk dibuahkan menjadi gol. Andik dan Okto jiak masing-masing berada di Kiri dan Kanan pasti akan bisa merepotkan pertahanan lawan,kedua pemain ini punya kecepatan.Taufiq dan Bustomi cocok untuk berada di tengah karena mereka selain sigap juga umpan long ball nya baik dan sesekali Taufiq juga bsia membantu tugas lari-lari nya Andik/Okto. Kalau Bustomi terkadang bsia membantu pertahanan juga,jadi saya rasa 4 pemain ini pas di tengah.

Striker (Titus Bonai,Irfan Bacdhim)
 
Kriteria Striker yang pas menurut saya itu harus tidak pilih-pilih lawan dan paling utama mental. Mental bisa dikategorikan banyak macamnya,,seperti tidak pedul isiapa lawan yang dihadapi sebagai seorang striker memiliki tugas untuk mencetak gol,berani melakukan tusukan-tusukan dan tidak grogi. Itu terlihat dalam Titus Bonai saat menghadapi Liverpool,Irfan bsia dicoba karena pengalamannya main di luar negeri.
Di sisi lain kalau dilihat Sergio kurang membaur dengan tim atau mungkin agak grogi dan gugup,sama seperti Boas kurang terlihat perannya,namun dua pemain ini masih bisa menunggu di bangku cadangan.

Cadangan / Pilihan Lain :
Made Wirawan (Gk),Boaz Solosa,Sergio Van Dijk,Syamsir Alam,Firman Utina,Ricardo Salampessy,Greg Nwokolo,Hasim Kipuw,Bayu Gatra,Rizky Pellu,Rasyid

Sisanya silahkan di improvisasi sendiri pemain yang pas masuk di Squad MerahPutih,karena banyak sekali pemain yang harus dicoba.

 Berikut tadi adalah gambaran pemain Timnas versi saya sendiri,tapi untuk meraih prestasi bukanlah hal yang mudah,sekarangyang penting Indonesia sepakbolanya harus bersatu dulu,itu yang utama,baru anti pasti setelah bersatu prrestasi akan lebih mudah didapat karena ktia saling membantu sebagai orang Indonesia yang ingin negara ini maju dan tidak kalah terus. Belanda,okelah kita kalah,tapi untuk level asia,Indonesia tidak pantas untuk kalah. Mungkin kita bukan lagi macan asia,tapi kita adalah Garuda Asia kita masih bsia terbang jauh lebih tinggi lagi.


  Terimakasih sudah membaca,semoga bermanfaat bagi anda semua,salam Olahraga! Salam Sepakbola!

#NB : Saya masih mau lihat Bambang Pamungkas main nih
#Untuk PSSI : jangan ribut terus ya,malu diliat orang,udah apalagi sudah usianya kok masih berantem dan musuh-musuhan,dan juga jangan pelit-pelit milih pemain,Indonesia banyak pemain berbakat

Hasil Pengamatan INAvsLFC (versi Gerardo)

Sumber www.dailymail.co.uk
  Seiring baru selesainya pertandingan antara Indonesia XI vs Liverpool yang berkesudahan 2-0 untuk kemenangan The Reds,maka saya pun ingin memberi sedikit tanggapan seputar pertandingan malam ini.

(Liverpool)
Sebelumnya Arsenal sempat memiliki tanggapan bahwa Indonesia hanya kuat bermain 70 menit saja. Mungkin sudah ada kontak-kontak antara LFC dan Gooners secara tidak langsung. sehingga terlihat di pertandingan saat menjelang menit 70 di menit 65+ an. rombongan cadangan Liverpool masuk menggantikan rombongan yang sedang main. Memang ini benar-benar strategi yang bermain pikiran tidak tertebak sebelumnya. pemain yang baru masuk Sterling menambah skor menjadi 2-0. Setelah Coutinho mencetak gol pembuka di menit 10

Hasil = Skor 2-0 pun jadi,Liverpool aman.

(Indonesia XI)
Pemain kejutan dipasang di pertandingan ini,pemain dari IPL diberi kesempatan main,diantaranya TiBo Taufiq dan Vendri Mofu. Beberapa kali Titus Bonai maupun Taufiq berani mengejar bola hingga titik 0. atau sampai pol,tidak peduli siapa lawannya. TiBo juga melakukan sprint menusuk dari sektor sayap dan bsia memanfaatkan umpan-umpan dari corner walaupun tidak membuahkan gol. di sisi lain Ahmad Bustomi juga lumayan membantu mengatur penyerangan. Pemain lain Sergio Van Dijk perannya sebagai striker kurang terlihat mengancam namun satu kali tendangan kaki kirinya sempat membuat gawang Liverpool terancam dan sejenak penonton histeris.

Hasil = Lini tengah Indonesia Hidup,Liverpool lumayan kewalahan,Ada beberapa tendangan mengancam


Sumber www.dailymail.co.uk

  Tapi saya berpikir juga deh,kayaknya Arsenal bakalan bingung kalo liat Highligth pertandingan Indonesia XI vs The Reds,karena tim seperti ini bukan tim yang ketemu mereka kemarin. Hahaha.

  Namun permainan Indonesia XI tadi juga memiliki beberapa bagian yang kurang baik,diantaranya adalah permainan yang menjurus kasar setiap pemain Liverpool membawa bola,tekel langsung beberapa kali dilakukan sehingga banyak pelanggaran terjadi dan Liverpool mendapat tendangan bebas. Selain kaki tangan dari Hasim Kipuw (yang saya lihat) juga main,menarik-narik baju Jose Enrique.

  Saya juga salut untuk Fans & Suporter Liverpool di Indonesia,yang memadati stadion Senayan,bahkan sampai akun Fanpage milik Liverpool menulis "Stadium in Jakarta right now, looks like a Champions League final" disertai gambar.

  Sukses terus untuk sepakbola Indonesia,semoga cepet selesai kisruh nya. dan jadi punya 1 Timnas yang di impi-impikan sama masyarakat Indonesia. salam olahraga #YNWA

Rabu, 10 Juli 2013

Saya Adalah Generasi 'Digagalkan'


Timnas,Cita cita anak bangsa
Sepakbola telah menjadi tampilan utama bangsa kita. Sebagai sebuah negara besar di Asia. Indonesia memiliki banyak sekali keragaman budaya yang unik,namun semua itu terasa menjadi satu dikala Tim Nasional Indonesia dengan seragam Merah nan berkilau ditambah lautan merah yang tak pernah kosong di tribun Senayan. Begitu juga saya memiliki cita-cita yang sama dengan anak-anak muda lainnya di Indonesia.

  Menjadi pemain sepakbola terutama seorang pengisi squad Merah Putih adalah kebanggaan yang tidak terkira didalam hati seorang anak Indonesia,dimana seakan akan ingin berperang untuk mempertahankan nama bangsa Indonesia. Sejak kecil saya sendiri memang sudah diisi oleh keluarga pencinta sepakbola.

  Saya sendiri adalah penggemar klub asal ibukota Persija Jakarta,dan juga pengidola seorang tokog bernama Bambang Pamungkas yang tentu anda semua pasti tau. Saya pada saat itu memiliki tekad untuk menjadi pemain sepakbola. Entah kenapa ambisi ini begitu menggebu-gebu di dalam benak saya sendiri. Berbagai event saya ikut dari Milan Junior Camp,Seleksi Timnas u14 hingga u16. Namun tetap saja saya tidak bisa menuai hasil yang baik.

  Memang,lagipula apa yang saya bisa dapat dari skill pas pas an ini? tetapi tidak ada yang tidak bisa bagi saya,saya terus berlatih dan menimba ilmu dari Ayah saya yang merupakan pelatih di Metrostars juga.

  Sedikit tentang Metrostars,tidak pernah sebelumnya saya berpikir untuk memiliki organisasi sepakbola anak-anak seperti ini. Namun ini sempat terlewat di benak saya untuk mengajak teman-teman dekat pecinta sepakbola menjadi satu buah kelompok yang menjalankan kegiatan positif.
Futsal with metrostars

  Namun,semenjak tanggal 17 Juni 2013,saya akhirnya sudah memutuskan untuk berhenti dari cita-cita saya tersebut. Memang terlalu cepat bagi saya untuk meninggalkan sepakbola. Bukannya menyerah,tapi apa daya berusaha berlari di jalan yang tidak ada ujungnya.

  Kisruh sepakbola nasional tidak pernah berhenti-henti,anak-anak yang sedang berusaha terbang seakan dipatahkan sayapnya. Pengurus di atas sana hanya mementingkan diri sendiri sendiri. entah kenapa saya melihat ada sesuatu yang berbeda di sepakbola kita.

  Menurut saya adalah sesuatu yang aneh dimana PSSI ingin mendatangkan Maradona dengan harga 12 Milyar. Sementara 12 Milyar itu apabila dimanfaatkan tentu akan bisa menghasilkan Maradona baru untuk Indonesia,begitu kira-kira kata-kata dari seorang Timo Schenumann. Betul saya pun juga setuju,berkali kali tim asing datang ke negeri ini. Tapi apa gunanya kalau Kaos lah yang mereka cari bukan Ilmu.

  Seleksi Timnas amburadul, antar pemain berselisih,pelatih diganti-ganti tanpa hasil. Saya butuh kepastian,waktu berjalan terus saya tidak bsia menunggu permasalahan di sepakbola ini selesai. Saya juga memiliki kewajiban sebagai pelajar,bayangkan saja bagaimana para pemain muda berbakat di negeri ini yang sudah berusaha mengejar cita-cita hingga harus meninggalkan sekolahnya. apakah masa depannya terjamin?

  Sampai kapan ribut ribut ini harus cepat usai,makin lama yang akan menghalangi adalah orangtuanya karena melihat pemain sepakbola di negeri ini mendapat makanpun susah hingga harus mengamen. Apa yang bsia dikejar dari itu? bahkan suporter pun masih ada saja acara bunuh-bunuhan. bukannya menjadi sesuatu yang dicita-citakan. Sepakbola malah menjadi alat untuk bunuh diri.

Metrostars : Football for Fun
  Apabila Bambang Pamungkas pernah berkata bahwa ia adalah generasi gagal,maka saya pun beranggapan bahwa generasi saya akan digagalkan oleh para orang yang mengaku sebagai pengurus tapi tidak bertanggung jawab. Di negara lain pemain Sepakbola dibayar untuk berlari menendang-nendang bola,namun di negeri ini? saya rasa tidak! mereka hanya seperti boneka yang digunakan untuk kepentingan tertentu. kurang lebih seperti itu.

  Oleh karena itu saat ini saya dan Metrostars memutuskan untuk sekedar menjadi tim hobby saja. Jika ada yang ingin bergabung dari manapun silahkan kami membuka pintu lebar-lebar. Lebih baik kita bermain sepakbola untuk kesenangan daripada ikut berpusing-pusing speerti Ular mencari kakinya yang hilang. Terkadang ingin ikut kompetisi,namun apa gunanya jika masih ada pencurian umur dan curang-curangan. Hasilnya Percuma "Fair Play" hanya menjadi stiker belaka.

  Saya sudah tidak menggantungkan cita-cita terhadap sepakbola lagi,saya sudah cukup merasakan indahnya bekerja sama dan mencetak gol,kini saya kembali lagi di Metrostars hanya untuk mengisi waktu kosong saya dengan kegiatan positif. Sepakbola sudah menjadi hasil yang belum pasti masa depannya.

  Terimakasih sudah membaca,semoga bermanfaat ^_^ mohon maaf bila ada kata-kata yang menyinggung dan kurang berkenan di hati anda. Hanya Curhat. Kritik dan Saran akan sangat bermanfaat bagi saya.

Bus Driver

Menunggu
  Hari itu 19 Juni 2013,akhirnya saya dan rombongan mendarat di Ljubljana Aerodom, setelah 3 jam menggunakan pesawat transit dari Istanbul. Setelah itu saya langsung menuju ke pintu imigrasi sebelum memasuki negara Slovenia. tentu diperlukan cek dan juga pemeriksaan. begitu tuntas semua surat-surat saya langsung mengambil koper saya dari kargo pesawat di pelataran Koper penumpang.

  Tetapi saya tidak keluar sendiri,saya masih menunggu di ruang tunggu ntuk teman-teman saya yang lain yang masih mengurus perijinan masuk ke negara Slovenia. Saya mengobrol sebentar dengan teman-teman yang sudah ada disana pada waktu itu. satu persatu mulai berdatangan. awalnya saya hanya bersama Felix,setelah selanjutnya Jerash,Jojo,Yovin,Mike,Thomas,Andrew,Baia. Datang juga disana.

  Briefing kembali dilakukan,kali ini kami se rombongan bersyukur akhirnya tiba juga di tempat tujuan dengan selamat dan tanpa kekurangan sedikit apapun,pintu keluar sudah dituju dan kami semua sudah penasaran dan tentu ingin melihat seperti apakaha 'Slovenia' itu. Disana kami disambut 2 staff KBRI yaitu Om Fahrul dan Om Reza. Begitu kami memanggil mereka dengan akrab.

  Kami langsung membawa semua barang-barang kami menuju bis yang sudah menunggu,dari kejauhan saya melihat tulisan besar 'METEOR' di bis tersebut,berbeda sekali dengan bus di Indonesia. Bis ini tampak kelihatan lebih berbentuk kotak dan tidak terlalu tinggi di bagian bawah nya,jadi bisa dibilang ceper.

  Saya langsung masuk ke bis dan memilih tempat paling depan,saya kembali duduk bersama jerash teman saya. Sambil kami duduk-duduk kami juga dikenalkan dengan supir bis tersebut,Om Fahrul yang menjelaskan pada waktu itu berkata 'Ini Driver kalian namanya Simon,dia berbahasa Jerman tapi kalo bahasa inggris tentu bisa sih,tapi sedikit-sedikit,nanti dia yang mengantarkan kita selama kita berada di Slovenia'

  Simon langsung berdiri sembari melambai lambai ke anak-anak 'Hay...!' anak anak membalas sapa nya 'Hay Simon!' lalu setelah berdoa untuk perjalanan dengan bis perjalanan pun dimulai kami meninggalkan bandara dengan hati gembira tentunya pada hari itu.

Pemandangan di Sekitar Jalan kota Ljubljana
  Simon melaju dengan santai,tapi begitu cepatnya. Tante Dian,pendamping kami berkomentar pada saat itu 'Supirnya pinter ya' saya juga sependapat dengan Tante Dian,Bis yang dikemudikannya sama sekali berjalan sejajar dengan garis jalan raya tidak bergeser ke kiri ataupun ke kanan. Saya terus menerus kagum dengan negara di luar. Selain karena melihat tertibnya lalu lintas juga prioritas tertentu bagi pengguna jalan.

Simon
  Di jelaskan bahwa di Slovenia,pejalan kaki dan pengendara sepeda diutamakan. Biarpun lampu hijau yang menyala tetapi jika ada seseorang yang sedang menyeberang mobil atau bis tidak boleh membunyikan klakson karena dianggap sebagai tindak kriminal di lalu lintas. Dan semua kesadaran diri di eropa begitu tinggi.

  Akhirnya kami tiba di MHotel Slovenia,tidak terasa perjalanan 30menit dari bandara ke hotel bisa berlalu cepat. Simon  langsung turun,ia membuka pintu bagasi dan mengeluarkan koper milik anak-anak dari dalam bagasi tersebut. Simon sangat membantu dalam hal ini dan sadar bahwa ia memiliki tugas.

  Simon masih menunggu,kami diminta cepat karena akan mengikuti City Tour di kota Ljubljana ini.
Bis Simon 'meteor' di depan hotel

  Anak-anak sudah berada di dalam bis dan kami langsung menuju ke salah satu taman kota dengan fasilitas lengka. Sarana olahraga seperti Hall Tennis,Skate Park,Kolam Renang,dan Kantin juga ada di taman ini. Kami duduk di taman juga sambil menikmati makan siang yang disediakan oleh panitia.

  Setelah jalan-jalan yang cukup lama mengelilingi kota Ljubljana,kami kembali lagi ke Hotel tempat kami menginap pada sore harinya. Kami harus mempersiapkan untuk acara besok pagi. Panggung sudah menunggu,jadwal untuk acara besok nya adalah Gladi Resik dan juga Show.

  Pagi hari sudah datang,kami semua beristirahat dengan nyenyak semalam. Anak laki-laki menyempatkan diri nonton bareng Brazil vs Mexico di Piala Konfederasi pada waktu itu,namun tetap bangun pagi dengan Semangat. Dan wow! Simon sudah datang untuk menjemput kami menuju Villa Podzronik! begitu sigapnya ia melakukan tugasnya sebagai Driver

  Begitu juga saat menjemput rombongan usai Penampilan,ia tetap semangat dan tepat waktu dalam menjalankan tugas!

  Sampai akhirnya kegiatan kami di Slovenia sudah selesai,kami harus pergi menuju Austria untuk liburan dan refreshing setelah Show. Pagi hari itu,Simon datang tepat waktu dengan pakaian rapinya tetapi sederhana,Simon membantu anak-anak mengangkat koper kedalam bis. waktu saya datang saya meenyapanya terlebih dahulu 'hey Simon! Good Morning! can you help me?' sambil saya mengangkat koper besar saya 'Good Morning! Ohhh...Sure!'  jawab Simon dengan semangat dan senyum nya.

Simon dengan kemeja putih
  Cukup lama perjalanan menuju Austria,akhinrya tugas Simon telah usai setelah koper terakhir yang diangkatnya tersebut,Simon pamit dan anak-anak menyempatkan diri berfoto. Yang kami tidak pernah lupakan dari Simon adalah tepat waktu nya dalam datang melaksanakan tugas. Kemahirannya dalam menyetir bis dan juga sikapnya yang ramah dan mau bersosialisasi.

  Kini saya sudah kembali di Jakarta,tentu tidak bisa bertemu lagi Driver yang baik seperti Simon,tapi semoga bisa menjadi pelajaran bagi saya dan teman-teman agar lebih semangat dalam menjalani kegiatan dan juga tugas kita sehari-hari khususnya Sekolah. Dan supir bis adalah pekerjaan yang mulia,mengantar penumpang ke tempat tujuan tan tetap tersenyum.

  Terimakasih Sudah Membaca! Sekian dulu di artikel kali ini!
"Good Bless You All
!!!"

Selasa, 09 Juli 2013

Ataturk Airport,Istanbul

Turun dari pesawat,menyempatkan berfoto
  Kalau di artikel ini,saya mau bercerita santai saja seputar salah satu tempat yang saya lalui saat Tur ke Eropa Juni lalu. Salah satunya adalah Ataturk Airport atau di negara Turki,Negara ini memiliki 2 bagian yaitu bagian Asia
dan Eropa. Sewaktu saya baru keluar dari pesawat waktu itu keadaan bandara masih kosong dan sepi. paling hanya diisi penumpang yang baru turun dari pesawat dan jgua petugas keberishan. Begitu saya lihat jam,ternyata jam di HP saya sudah menyesuaikan dengan wilayah yang disinggahi.

  Jam 08.00 pagiwaktu Istanbul pada saat itu ternyata,saya merasa pegal-pegal dan lelah setelah perjalanan panjang hampir 13 jam berada di langit dari Singapore. Sebelum menuju Istanbul saya harus transit dua kali,pertama di Singapore dan kedua di Istanbul ini. setelah melakukan cek keamanan dan sebagainya kami langsung masuk ke bandara utama.

  Begitu megah di sana,belum pernah saya lihat sebelumnya. Bandara namun tampa seperti mall di Indonesia dengan tempat belanjaan baju baju dan mainan anak-anak,ada juga food court berjejer dari berbagai macam restoran cepat saji. Saya dan tim mengadakan diskusi atau briefing singkat. Disana diberi tahu kalau penerbangan selanjutnya masih sekitar pukul 13.15 siang,sementara saat itu masih pagi,jadi kami diperbolehkan untuk bebas selama menunggu penerbangan selanjutnya.
Bersama teman-teman Tim Misi Budaya

  Saya langsung menghampiri teman dekat saya saat selama Tur Misi Budaya tersebut,Jerash. Kami langsung berkeliling melihat tempat-tempat dan lingkungan sekitar. Sambil menghafalkan,karena kami tidak boleh tersesat di dalam bandara. Setelah melihat-lihat jerash langsung mengajak saya untuk makan pagi dulu. Teryata dia masih lapar karena makan terakhir adalah pagi hari subuh saat masih di pesawat.

Bernyanyi,Hahaha
  Saya dan jerash menuju food court dan memilih Burger King sebagai menu pagi itu,Oh iya. Di Bandara ini mata uang yang digunakan tidak hanya satu,jika mata uang negara Turki adalah Lira,disini Dolar AS dan juga Euro pun juga bisa digunakan.

  Setelah dilayani dengan cepat,saya dan jerash langsung memilih tempat duduk dimana kami akan menikmati makanan yang telah kami pesan. ternyata disana sudah ada Om Hadi,Tante Dian,Tante Esther,dan Pak Her pembimbing kami yang sedang duduk duduk. Kami memilih untuk duduk di dekat mereka. Burger yang dijual disana berbeda dengan di Indonesia pada umumnya,porsinya lebih besar dan daging lebih tebal.

Berfoto Bersama
  Setelah makan saya dan Jerasnh memutuskan untuk duduk duduk dulu di food court sambil mengobrol ringan dan bercanda,rupanya satu-per satu teman-teman kami mulai datang. Kehebohan makin terjadi di food court tersebut. Nampaknya salah satu cleaning Service yang sedang  bertugas memperhatikan kami,ia berjalan-jalan di sekitar grup kamu berkumpul dan mencari perhatian. memang dengan bahasa yang berbeda,namun tingkahnya yang lucu juga menarik perhatian kami. Akhirnya kami berfoto dengan Mas-Mas bule tersebut. Hahaha.

  Yang saya salut,mereka menyambut Tamu sebagai teman bukan sebagai pengganggu,sehingga antara konsumen dan juga orang yang bekerja saling nyaman dalam bersosialisasi.

  Setelah sekian jam menunggu di bandara,akhirnya tidak terasa sudah siang juga,kami sudah diharuskan bersiap siap di terminal tempat pesawat kami akan menuju Ljubljana. So...Selamat Tinggal Istanbul.

Terimakasih sudah membaca artikel saya,mampir-mampir lagi kapanpun ^_^ tentu dengan artikel saya yang lain lagi tentunya.


Budaya Indonesia: "Kurang Peminat,Tapi Diminati"


Tari Saman oleh SMP Tarakanita 1
Beberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan yang bagi saya itu adalah suatu penghargaan sendiri buat saya,berawal dari SMP Tarakanita 1 tempat saya bersekolah yang sedang mempersiapkan Misi Budaya ke Eropa. Melalu giatnya guru saya 'Pak Her' panggilan akrabnya,beliau berusaha semampu mungkin untuk mengangkat nama sekolah menjadi lebih baik lagi. Betapa Terhormatnya Tarakanita diundang untuk mengisi salah satu acara amal di Slovenia,oleh bapak Duta Besar RI untuk Slovenia.

  Saya begitu terhormat untuk bergabung di tim ini,menjadi salah satu bagian dari Tim yang juga akan mengibarkan nama Indonesia di Eropa,dan menjadi salah satu siswa dari total 22 Siswa dan Siswi yang berangkat kesana. Mungkin sepakbola adalah cita cita saya pada awalnya,namun saya mendapat kesempatan lain yang juga untuk Indonesia.

Saya (Kiri) dan Jerash
  Sempat saya berpikir sejenak,Indonesia "dari Sabang sampai Merauke Berjajar Pulau-pulau yang sambung menyambung menjadi satu" kurang lebih begitu syair dalam sebuah lagu. Kita begitu kaya Budaya daerah dari Lagu daerah yang sekian banyak dan beragam hingga Tarian dan pakaian adat. Di Indonesia pada umumnya ini anak-ana muda lebih menyukai hal-hal yang berbau modern.

  Di lain hal intinya mereka kurang berminat pada kebudayaan kita,alasannya klasik dan mudah diafal 'Tari daerah Kuno'. Oke saya paham anak-anak jaman sekarang yang terus ingin berkembang dan berkembang,tapi berkembang itu bukan dalam arti Tidak Mengenal Budaya Sama Sekali kan?

  Di Eropa,waktu itu saya bersama 2 teman saya 'Jerash dan Pius' namanya,kami bertugas untuk memainkan alat musik Calung di Jalan masuk dan menyambut Tamu yang datang di Villa Podroznik,tempat akan dilaksanakannya acara amal yang menampilkan kebudayaan daerah tersebut. Saya sempat disapa beberapa tamu yang datang. Dari raut wajah mereka terlihat sekali bahwa merreka menyambut dengan baik musik beserta alat yang sedang saya mainkan ini.

  Saya juga begitu terpesona,karena masih di jalan masuk yang sama,namun beberapa meter setelah saya. Ada beberapa kumpulan orang-orang Slovenia yang menaikan gamelan,saya sempat mengambil gambar mereka saat asih persiapan. Coba bayangkan,mereka masih berminat dengan budaya kita. Sebagai Bangsa Indonesia sendiri,kita?
Warga Asing bermain Gamelan

  Sebenarnya,Budaya Indonesia itu sangat diminati oleh warga asing. Coba saya liat kenyataanya,untuk apa mereka datang ke Indonesia? Jogja dan Bali misanya yang suka menjadi tujuan warga asing,merka ingin melihat tari Ramayana dan Tari Bali kan? bukan untuk melihat Shufle dan Gangnam Style. Karena mereka sudah jenuh dengan yang seperi itu.

  Sekian cerita saya mengenai Budaya Indonesia,hal yang sangat diminati tapi kita sendiri melupakan hal itu. Terimakasih sudah membaca,semoga bermanfaat bagi anda.

BACA JUGA (refrensi lain yang terkait) :
-SMP Tarakanita 1 Beraksi Untuk Amal di Slovenia
-Kenalkan Kebudayaan Indonesia di Wina

BEPE

  Kalau anda penggemar sepakbola nasional pasti anda sudah tau dan tidak asing lagi dengan pemain ini,ya dialah pemain yang sudah lama sekali memperkuat Persija dan jug
a pernah mernorehkan prestasi di Liga Malaysia dengan keluar sebagai Top Skor atau Penetak gol terbanyak pada kisaran tahun 2003-2005an. Bambang Pamungkas.

  Dia lah pemain yang sudah mengispirasi dan juga saya idolai atau kagumi,ya mungkin tidak hanya saya saja yang kagum dengan sosok kapten di Tim Nasional dan juga Persija ini,namun sayang sekali Mas Bepe sudah harus pensiun dari sepakbola nasional setelah beberapa waktu lalu dikabarkan tidak menemui kesepakatan dengan Persija Jakarta.

  Loyalitasnya terhadap tim yang dibela juga Kebijaksanaannya dalam memimpin tim begitu saya kagumi juga,karena di lain hal Bambang Pamungkas bisa menahan emosi nya untuk tidak berbuat suatu hal yang tidak layak di lapangan,yang saya tau Bepe itu minim sekali menerima satu lembar kartu pun dari wasit.

  Di salah satu artikel yang saya baca dari website resmi nya (bambangpamungkas20.com) pernah ia menuliskan sebuah artikel tentang kejadiannya saat menerima kartu kuning dari wasit,dia sadar bahwa sebenarnya wasit melayangkan kartu akibat Bepe sedang melakukan diving. Lalu dia langsung berdiri dan memeluk wasit.

  Bambang Pamungkas dan Film

  Selain di sepakbola,Bepe juga pernah muncul di beberapa film sebagai seorang tokoh sepakbola,misalnya saja di film 'Garuda di Dadaku' Bambang Pamungkas muncul di foto sebagai contoh dan juga idola seorang anak yang bercita cita sebagai pemain Nasional yang sukses.

Hari Ini Pasti Menang (Bepe ke2 dari kiri)
  Di film 'Hari Ini Pasti Menang' lain lagi,Bambang Pamungkas diperankan oleh Ibnu Jamil. Bepe yang kali ini terlihat agak berbeda karena diceritakan 13 tahun bermain di Eropa,dari Fiorentina,AS Roma,Hingga Dortmund setelah akhirnya kembali ke klub asal Ibukota 'Jakarta Metro'

  Gol Favorit

  Sebagai seorang penggemar sepakbola dan juga pengidola seorang Bepe20 tentu saja saya memiliki satu gol yang saya sukai dari Bambang Pamungkas,yaitu adalah saat  Indonesia menghadapi Bahrain dalam ajang Piala Asia 2007. Saat itu Firman Utina melesatkan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalty,bola melesat kencang namun masih mengenai tiang gawang. Bola yang memantul langsung disambar oleh Bambang Pamungkas dan dilesatkan ke tiang jauh sehingga kiper Bahrain tidak bisa menjangkau bola dan Gol.

  Berikut tadi adalah sekilas mengenai Bambang Pamungkas,pemain Indonesia yang saya idolai,mungkin setiap dari anda memiliki Tokoh Idola yang berbeda,belum tentu sama seperti saya,tapi Terimakasih sudah membaca dan mampir ke blog saya :D #SalamOlahraga

Senin, 08 Juli 2013

Menulis,Cara Lain Bercerita

Menulis,Cara lain Bercerita
  Setiap individu atau setiap orang pasti selalu sibuk setiap harinya dan tentu saja dengan kesibukan yang beragam dan lain-lain tentunya. di setiap hari itupun terjadilah sebuah ingatan atas apa yang kita lihat dan kita dengar. Orang bilang itu adalah pengalaman pada hari tersebut,tetapi jika saya sendiri saja sudah berumur 15 tahun,dan setiap tahun 365 hari. 365 dikali kan 15 maka hasilnya adalah 5.475.

  Wow! bayangkan selama saya hidup sudah banyak sekali pengalaman yg ada di pikiran saya,tentu anda pun juga. Di samping pengalaman,pasti dikala anda sedang liburan atau sedang mengikuti kegiatan tertentu anda tidak lupa mengabadikan kegiatan tersebut di dalam sebuah gambar yang disebut foto,dari foto itu pun nanti akan lahir suatu cerita.

Foto,mengandung berbagai cerita
  Manusia cenderung tidak bisa sepenuhnya menyimpan perasaan di dalam dirinya,itulah kenapa manusia disebut makhluk sosial,begitu juga dengan saya pasti saya akan segera menceritakan apa yang baru saja
saya alami entah kepada teman,orangtua,atau orang lain.

  Tetapi saya merasa tertarik untuk menuangkan cerita dan pengalaman saya di dalam Blog ini,disamping sudah berkembangnya teknologi di dalam masyarakat tentu harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Pertama kali saya berminat untuk menuangkan wawasan dan pengalaman ke dalam blog adalah ketika saya melihat website pribadi dari pemain idola saya Bambang Pamungkas.

  Di sana mas Kapten menuangkan banyak sekali gagasan dan juga unek-unek dalah hatinya seputar sepakbola,dan juga menceritakan kegiatan pribadinya di dalam halaman tersebut. maka dari itu saya pun memulai dari awal nge-Blog ini.

  Nantikan artikel artikel saya selanjutnya,datang kapapnpun anda mau ^_^ kritik dan saran anda sangat berguna bagi saya. terimakasih sudah membaca!

Hay!

  Oke kepada para pembaca selamat datang di Blog saya,ini merupakan halaman pertama saya. disini saya akan membagikan atau share cerita atau mungkin menuliskan suatu artikel yang mungkin bisa bermanfaat atau bisa menhibur anda. saya ucapkan selamat datan dan selamat membaca